
Setiap sore hari di Minomartani Ngaglik, Sleman Yogyalarta selalu dihiasi suara khas anak kecil. “Sandwich…. Sandwich…. Sandwich…. Sandwich,” Warga setempat sudah hafal dengan suara itu, dia adalah Zyah Rizal Fadila, anak kecil penjual sandwich, pizza, roti bakar dan juSetiap sore hari di Minomartani Ngaglik, Sleman Yogyalarta selalu dihiasi suara khas anak kecil. “Sandwich…. Sandwich…. Sandwich…. Sandwich,” Warga setempat sudah hafal dengan suara itu, dia adalah Zyah Rizal Fadila, anak kecil penjual sandwich, pizza, roti bakar dan jus yang dibawanya dengan menggunakan sepeda.
Zyah Rizal Fadila masih berusia 11 tahun dan duduk di kelas 6 SD, dan dia ini setiap hari bekeliling dengan menggunakan sepeda, boks plastik di belakang sepedanya berisikan jus dan keranjang merah yang ada di setangnya berisi aneka kue dan jajanan.
Namun jangan sekali sekali memberinya uang lebih, karena dia tidak akan mau menerimanya.
“Saya tolak. Saya tidak ingin dikasihani karena kondisi ini. Bapak mengajarkan saya lebih baik menutup tangan daripada membuka tangan,”
Ayah dan ibu Rizal hidup dari berjualan, Ayahnya berjualan gas 3kg dan air mineral, sedangkan ibunya berjualan kue keliling. Sedangkan Rizal berjualan kue keliling sama seperti ibunya.
Orang tua Rizal sebenarnya sudah melarang anaknya untuk berjualan, karena tugas Rizal adalah belajar untuk sekolahnya. Namun Rizal terus memaksa dan ngotot untuk berjualan dan akhirnya ibunya luluh oleh keinginan kuat Rizal ini. Tapi ibunya memberinya syarat apabila Rizal memang nekat mau berjualan, nilai sekolahnya tidak boleh turun.
Dan sejauh ini Rizal selalu memperoleh prestasi yang cukup membanggakan. Nilai rata ratanya selalu diatas 80 dan termasuk murid yang pintar di kelasnya
“Nilai saya rata-rata 80, Mas hehehe…Beberapa kali masuk ranking 3 besar. Alhamdulillah,”
Rizal memegang teguh kepercayaan yang diberikan oleh orang tuanya, dan Rizal mengaku bercita cita ingin menjadi tentara seperti kakeknya dahulu.
Dari hasil berjualannya ini Rizal mengaku bisa membawa uang dalam sehari 170 – 200 ribu rupiah. Rizal mengaku bahagia bisa membantu orang tuanya, dan saat adiknya berulang tahun kemarin Rizal bisa membelikan adiknya kue ulang tahun. Tidak lupa Rizal selalu menyisihkan uang untuk infak. Tidak besar jumlahnya. Namun, menurut Rizal, bapaknya mengajarkan, seberapa pun nilainya, biasakanlah selalu menyisihkan sebagian rezeki hasil jualan untuk orang lain.
Disaat anak anak lain menghabiskan waktunya untuk bermain, Rizal malah menghabiskan waktunya untuk membantu orang tuanya, semoga semua cita citamu tercapai nak!
sumber:hello-pet.com



0 Komentar