Tampilkan postingan dengan label Kisah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah. Tampilkan semua postingan

Inilah Tindakan Umar bin Khattab Saat Rakyatnya Memasak Batu

03.26 Add Comment
Baru-baru ini nitizen dihebohkan dengan kehidupan keluarga Iyah, wanita asal Cianjur yang sangat miskin sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan hidup. Karena bingung melihat kondisi anaknya yang kelaparan, Iyah berusaha mengelabuhi anaknya dengan memasak batu.

Ia berharap cara ini dapat menyenangkan anak-anaknya yang kelaparan karena mengira Ibunya tengah memasak sesuatu. Sungguh potret sisi lain kehidupan yang sangat menyayat hati. Beruntung ada pihak kepolisian setempat yang terenyuh dan segera membantu keluarga Iyah.


Ternyata kondisi seperti ini sudah pernah terjadi pada masa kekhalifahan Umar bin Khatab. Sebagai pemimpin pada kala itu, Umar sangat terpukul melihat rakyatnya menderita kelaparan, bahkan Ia sampai menghukum dirinya sendiri karena takut mendapat hukuman dari Allah di akhirat kelak. Apa yang dilakukan Umar? Berikut ulasannya.

Pada masanya Umar merupakan pemimpin yang gemar melakukan Blusukan. Namun Blusukan ini dilakukan pada malam hari, sehingga tidak ada satu orang  pun yang mengetahui. Dengan cara ini, Umar bisa tahu bagaimana kehidupan rakyat yang dipimpinnya.

Pada suatu ketika itu wiilayah yang dipimpin Umar mengalami peceklik panjang yang disebut dengan tahun Abu. Kondisi ini membuat pohon menjadi mengering, tanah tandus, dan hujan pun tidak kunjung datang sehingga tanah menjadi menghitam layaknya Abu.

Setiap hari Umar memerintahkan aparatnya untuk menyembelih onta dan membagikannya kepada rakyatnya. Hatinya semakin pedih ketika melihat banyak rakyatnya kelaparan. Ia bahkan sempat berdoa, “Ya Allah, jangan sampai umat Muhammad menemui kehancuran di tangan ku.”

Pada masa itu Umar menabukan makan daging, minyak samin, dan susu untuk perutnya sendiri. Hal ini dilakukan untuk memastikan makanan tersebut diberikan kepada rakyatnya. Dan tahukah anda apa yang Ia makan? Umar hanya makan sedikit roti dengan minyak zaitun.

Namun perutnya kian bertambah panas dan berbunyi nyaring. Jika sudah demikian, Ia menabuhkan perutnya dengan jemari dan berkata, “Berkeronconglah sesukamu, dan kau akan tetap menjumpai minyak, sampai rakyatku bisa kenyang dan hidup dengan wajar.”

Pada suatu malam Umar mengadakan blusukan dengan sahabatnya yang bernama Aslam. Ia ingin mengetahui kehidupan rakyatnya. Umar khawatir jika ada hak-hak mereka yang belum ditunaikan oleh aparat pemerintahannya.

Sampailah Ia di suatu perkampungan kecil di wilayah Madinah. Saat melakukan perjalanan di kampung yang tandus tersebut, Umar menemukan tenda lusuh ditengah-tengah gurun tandus tersebut.

Dari dalam tenda Ia mendengar gadis kecil menangis yang tidak berhenti. Saat akan mendekati tenda itu, Umar terkaget karena melihat seorang wanita dewasa sedang duduk diperapian.  Wanita tersebut terlihat mengaduk-aduk bejana  di atas tungku api. Asap mengepul-ngepul dari panci itu, sementara si ibu terus saja mengaduk-aduk isi panci dengan sebuah sendok kayu yang panjang.

“Assalamu’alaikum,” Umar memberi salam.

Mendengar salam Umar, ibu itu mendongakan kepala seraya menjawab salam Umar. Tapi setelah itu, ia kembali pada pekerjaannya mengaduk-aduk isi panci.

“Siapakah gerangan yang menangis di dalam itu?” tanya Umar.

Dengan sedikit tak peduli, ibu itu menjawab, “Anakku….”

“Apakah ia sakit?”

“Tidak,” jawab si ibu lagi. “Ia kelaparan.”

Mendengar hal tersebut, Umar dan Aslam tertegun lama. Namun mereka tidak banyak bicara dan  tetap duduk di depan kemah sampai lebih dari satu jam memastikan Ibu tersebut memberikan masakannya kepada anaknya. Namun selama mereka disana gadis kecil di dalam tenda itu tidak berhenti menangis. Sedangkan ibunya terus mengaduk-aduk isi pancinya.

Karena begitu lama, Umar pun merasa tidak habis pikir dengan tindakan yang dilakukan wanita tersebut. Ia berpikir tentang apa yang sedang dimasak oleh ibu itu? karena sudah begitu lama tapi belum juga matang. Karena tak tahan, akhirnya Umar berkata, “Apa yang sedang kau masak, hai Ibu? Kenapa tidak matang-matang juga masakanmu itu?”

Ibu itu menoleh dan menjawab, “Hmmm, kau lihatlah sendiri!”

Umar dan Aslam segera menjenguk ke dalam panci tersebut. Alangkah kagetnya ketika mereka melihat apa yang ada di dalam panci tersebut. Sambil masih terbelalak tak percaya, Umar berteriak, “Apakah kau memasak batu?”

Perempuan itu menjawab dengan menganggukkan kepala.

“Buat apa?”

Namun jawaban ini sungguh membuat hati Umar tersayat-sayat dan sakit. Dengan suara lirih, perempuan itu kembali bersuara menjawab pertanyaan Umar.

“Aku memasak batu-batu ini untuk menghibur anakku. Inilah kejahatan Khalifah Umar bin Khattab. Ia tidak mau melihat ke bawah, apakah kebutuhan rakyatnya sudah terpenuhi belum. Lihatlah aku. Aku seorang janda. Sejak dari pagi tadi, aku dan anakku belum makan apa-apa. Jadi anakku pun kusuruh berpuasa, dengan harapan ketika waktu berbuka kami mendapat rejeki. Namun ternyata tidak. Sesudah magrib tiba, makanan belum ada juga. Anakku terpaksa tidur dengan perut yang kosong. Aku mengumpulkan batu-batu kecil, memasukkannya ke dalam panci dan kuisi air. Lalu batu-batu itu kumasak untuk membohongi anakku, dengan harapan ia akan tertidur lelap sampai pagi. Ternyata tidak. Mungkin karena lapar, sebentar-sebentar ia bangun dan menangis minta makan.”

Ibu itu diam sejenak. Kemudian ia melanjutkan, “Namun apa dayaku? Sungguh Umar bin Khattab tidak pantas jadi pemimpin. Ia tidak mampu menjamin kebutuhan rakyatnya.”

Perkataan tersebut membuat Aslam ingin menegur perempuan itu. Ia ingin menjelaskan bahwa perempuan ini tidak pantas menjelek-jelekan Umar sementara Umar kini sedang berada di hadapannya.

Namun Umar sempat mencegah Aslam dan dengan air mata yang berlinang Ia cepat-cepat pulang ke Madinah. Tanpa istirahat lagi, Umar segera memikul gandum di punggungnya, untuk diberikan kepada janda yang sengsara itu.

Karena Umar bin Khattab terlihat keletihan, Aslam berkata, “Wahai Amirul Mukminin, biarlah aku saya yang memikul karung itu….”

Dengan wajah merah padam, Umar menjawab sebat, “Aslam, jangan jerumuskan aku ke dalam neraka. Engkau akan menggantikan aku memikul beban ini, apakah kau kira engkau akan mau memikul beban di pundakku ini di hari pembalasan kelak?”

Jawaban ini membuat Aslam tertunduk. Ia masih berdiri mematung, ketika tersuruk-suruk Khalifah Umar bin Khattab berjuang memikul karung gandum itu.

Khalifah Umar segera mengajak keluarga miskin tersebut makan setelah masakannya matang. Melihat mereka bisa makan, hati Khalifah Umar terasa tenang. Makanan habis dan Khalifah Umar berpamitan. Dia juga meminta wanita tersebut menemui Khalifah keesokan harinya.

"Berkatalah yang baik-baik. Besok temuilah Amirul Mukminin dan kau bisa temui aku juga di sana. Insya Allah dia akan mencukupimu," kata Khalifah Umar.

Dan benar, keesokannya wanita tersebut menemui Amirul Mukminin. Ia begitu kaget melihat sosok Amirul Mukminin yang ternyata adalah orang yang telah memasakkan makanan untuk dia dan anaknya.

"Aku mohon maaf. Aku telah menyumpahi dengan kata-kata dzalim kepada engkau. Aku siap dihukum," kata wanita itu.

"Ibu tidak bersalah, akulah yang bersalah. Aku berdosa membiarkan seorang ibu dan anak kelaparan di wilayah kekuasaanku. Bagaimana aku mempertanggungjawabkan ini di hadapan Allah? Maafkan aku, ibu," kata Khalifah Umar.

Sejatinya seorang pemimpin harus dan wajib berempati kepada nasib rakyatnya. Bahkan seorang pemimpin yang baik, harus memastikan semua rakyatnya kenyang terlebih dahulu sebelum dia makan sesuatu.


Kisah Nyata Jenazah Seorang Mantan Pelacur yang Kejutkan Ribuan Orang

01.17 Add Comment
Semua Tentang Islam - Bagi sebagian orang, profesi pelacur merupakan pekerjaan yang hina. Bahkan tak jarang seseorang yang berprofesi sebagai wanita penghibur mendapatkan diskriminasi dari masyarakat yang 'terganggu' dengan kehadiran mereka. 

Namun berusahalah untuk tidak menghina seorang pelacur secara terang-terangan, ataupun menggunjingnya. Sebab pernah ada kisah nyata seseorang yang menggunjing mayar pelacur yang menerima akibat 'tidak masuk akal' dari omongannya tersebut. 


Pada zaman Imam Malik, terdapat seorang wanita yang sangat buruk akhlaknya.
Dia selalu tidur bersama lelaki dan tidak pernah menolak ajakan lelaki bila diajak berhubungan.

Sehingga tibalah hari kematiannya, ketika dia dimandikan oleh seorang wanita
yang memang kerjanya memandikan mayat, tiba-tiba tangan si pemandi mayat itu 'nyangkut' pada kemaluan mayat wanita itu.

Semua penduduk dan ulama' gempar akan hal itu.

Bagaimana tidak, tangan wanita yang memandikan mayat itu tidak bisa lepas sehingga semua orang disitu kehabisan akal untuk melepaskan tangannya dari kemaluan mayat wanita tersebut. Terdapat 2 cadangan untuk menyelesaikan masalah itu. 

Pertama, memotong tangan wanita pemandi mayat tersebut, atau 
Kedua,  kubur kedua wanita itu sekaligus. 

Karena tidak kunjung menyelesaikan perkara tersebut, mereka memutuskan untuk meminta pendapat dari Imam Malik.

Imam Malik bukanlah sosok ulama yang sembarangan memberi fatwa. Pernah ada satu ketika, Imam Malik mendapat 40 pertanyaan, tetapi yang dijawabnya hanyalah 5. Ini menunjukkan betapa berhati-hatinya Imam Malik dan betapa sensitifnya beliau dalam isu agama. Imam Malik bertanya kepada wanita yang memandikan mayat itu bahwa adakah dia berkata apa-apa kepada jenazah pelacur tersebut semasa memandikannya.

Wanita yang memandikan mayat itu berkata bahwa dia berkata kepada mayat pelacur tersebut sewaktu membersihkan tubuhnya:

"Berapa kalilah tubuh ini telah melakukan zina?"

Imam Malik berkata," Kamu telah menjatuhkan Qazaf (tuduhan zina) pada wanita tersebut, sedangkan kamu tidak memiliki 4 orang saksi. Maka kamu harus dijatuhkan hukuman hudud 80 kali cambuk karena tidak memiliki saksi."

Selepas wanita yang memandikan mayat itu dikenakan hukuman 80 kali cambukan, maka terlepaslah tangannya dari mayat tersebut.

HIKMAH & PELAJARAN:

Oleh itu, kita hendaklah sentiasa menjaga lidah kita. Jangan sembarangan
membuat fitnah atau bersangka buruk dengan orang lain.

Kuasa Allah SWT mengatasi segala-galanya.. Moga bermanfaat dan sama2lah memperbaiki diri. InsyaAllah.

Jaga lidah jangan sebarkan fitnah, jangan bersangka buruk dengan kuasa Allah Taala. Kalau kita tahu dia itu seorang pelacur sekalipun, tapi kalau tak pernah lihat perbuatan maka kita dilarang menuduhnya berzina. Diharap kisa Imam Malik dan Pemandi Mayat ini dijadikan sebagai tauladan dan iktibar. Kerana itu ingatlah, apabila kita membantu menyebar sesuatu perkra buruk dalam masyarakat, negeri atau negara, yang akan kita tidak menyaksikan dan tiada ssaksi, maka tunggulah suatu hari nanti balasan yang kita terima. Walaupun peristiwa berlaku: Berhati-hati semua dan jangan terjerat dengan jarum-jarum kejahatan.

Wallahua'lam
Semoga bermanfaat...!!!
Mudah-dudahan Allah selalu mempermudahkan langkah kita, di manapun dan dalam keadaan apapun kita berada. Aamiinn...


Kisah Sedih: "Ketika Cinta Tak Terucap!"

17.41 Add Comment
Karin punya pacar, Namanya Andri. Karin sudah lama berteman dengan Andri, tahun lalu, ketika mereka pergi ke perjalanan wisata sekolah. Karin mulai menyadari kalau ia jatuh cinta sama Andri. Sebelum Perjalanan itu berakhir, Karin mengambil langkah untuk menyatakan cintanya pada Andri. Dan Andri pun mau menerimanya, mereka pun menjadi sepasang kekasih , tapi cara mereka saling mencintai sedikit berbeda . Karin selalu berkonsentrasi pada diri Andri dan sangat mencintai pribadinya, tetapi disisi lain, Andri tak pernah menganggap Karin ada. Bagi Karin, Andri adalah satu-satunya pria yang ia cintai , tapi buat Andri, mungkin Karin sebagai pacar cadangan saja. "Andri, apakah kamu ingin pergi menonton film ?" Tanya Karin.

" Saya tidak bisa" jawab Andri

" Kenapa, apa kamu sibuk ?" Karin dengan perasaan kecewa.

"Tidak ... aku akan bertemu seorang teman" Jawab Andri. Andri selalu seperti itu . Andri sering bertemu gadis di depan mata Karin, seperti menganggap Karin tidak ada. Baginya, karin hanya pacar simpanannya saja. "Kata 'Cinta' hanya keluar dari mulutku . Sejak aku mengenalnya , aku tidak pernah mendengar dia mengatakan 'Aku Mencintaimu' terhadapku. Dia tidak pernah mengatakan apa-apa dari hari pertama kita pacaran. Setiap hari, dia hanya memberikan Aku sebuah boneka, setiap hari. Aku tidak tahu mengapa?" karin dengan penuh tanya dalam hatinya.Kemudian suatu hari ...

Karin : "emm.. Andri , aku.."

Andri : "Apa?"

Karin : "Aku mencintaimu."

Andri : (hanya memberikan sebuah boneka lalu pulang). Itulah bagaimana Andri mengabaikan Karin. tak ada sepatah katapun dan Andri hanya memberikan boneka itu. Kemudian ia pergi, seperti sedang menghindar. Karin menerima boneka dari Andri hampir setiap hari, hingga ruangan kamar Karin penuh dengan boneka pemberian Andri.



Lalu suatu hari datang, tanggal 15 ulang tahun Karin berusia 19 tahun . Ketika Karin bangun di pagi hari, Karin selalu membayangkan merayakan ulang tahunnya berdua bersama Andri ditaman penuh bunga-bunga. karin pun menunggu Andri untuk menelponnya. Tapi ... siang berlalu, malam berlalu. dan langit pun sudah gelap. Andri belum juga menelpon Karin, hingga Karin tertidur. Kemudian sekitar jam 2 pagi hari, tiba-tiba Andri menelepon Karin hingga terbangun. Dia menyuruh Karin untuk keluar rumah. Dan karin pun menyambutnya dengan suka cita, Karin terus membayangkan hal indah yang selalu dia bayangkan.

Karin : "Andri..?"

Andri : "Disini ... ambil ini "Sekali lagi , dia memberikan Karin sebuah boneka kecil.

Karin : "Apa ini?"

Andri : "Kemarin Aku lupa memberikannya sama kamu , jadi Aku memberikannya sekarang. Aku akan pulang sekarang, bye.."

Karin : "Tunggu, tunggu ! Apakah Kamu tahu hari apa ini?"

Andri : "Hari ini? Aku tidak tahu"
Karin merasa sangat sedih , Karin pikir Andri akan ingat hari ulang tahunnya. Andri pun berbalik dan pergi seperti tidak ada yang terjadi. Lalu Karin berteriak: "Tunggu ... !!"

Andri : "Apa kamu ingin mengatakan sesuatu?"

Karin : "Katakan padaku , katakan padaku kau mencintaiku."

Andri : "Apa? !"

Karin : "Katakan!" (Karin sambil memeluk Andri dari belakang). berharap, Andri bisa mengatakan bahwa dia mencintai Karin. Tapi kenyataanya Andri hanya bicara dingin. "Aku tidak ingin mengatakan itu, jika kamu kecewa mendengarnya, silahkan mencari penggantiku" Lalu Andri pergi. mendengar itu Karin menangis dan terjatuh ke tanah. "mengapa andri tidak bisa mengatakan Cinta padaku, Bagaimana dia bisa? Aku merasa bahwa Mungkin dia bukan pria yang tepat untukku." tangis karin


Setelah hari itu, karin diam sendiri di rumah sambil menangis, hanya menangis. tetapi Andri tetap saja tak bisa mengatakan cinta terhadap Karin. Andri hanya terus memberikan boneka kecil setiap pagi dan meletakkannya di luar rumah Karin. Hingga boneka-boneka itu menumpuk di kamar Karin.

Setelah satu bulan berlalu, Karin mulai bersekolah lagi. Tapi apa yang dilihat karin sungguh menyakitkan, karin melihat Andri jalan dengan gadis lain, . Karin langsung berlari dan kembali ke rumah dan melihat boneka-boneka itu di kamarnya, sambil menangis karin berkata "Kenapa dia memberikan boneka-boneka ini kepadaku, Apa Boneka-boneka diberikan juga dengan gadis lain?" dalam kemarahannya Karin melempari boneka itu. Lalu tiba-tiba, telepon berdering, yang ternyata Andri. Andri menyuruh Karin untuk datang ke halte bus di luar rumah Karin. Karin mencoba menenangkan diri dan pergi ke halte bus. Karin terus berjanji dalam hati bahwa ia akan melupakan Andri, dan meminta putus. Lalu Andri datang ke hadapan Karin, sambil memegang sebuah boneka besar.



Andri : "Karin , Aku pikir Kamu marah, Tapi kamu benar-benar datang" (sambil menyodorkan boneka besar)

Karin : "Aku tidak membutuhkannya."

Andri : "kenapa?"

Lalu Karin mengambil boneka itu dari tangannya dan melemparnya di jalan.

Karin : "Aku tidak butuh boneka ini , aku tidak membutuhkannya lagi ! Aku tidak ingin melihat orang seperti kamu lagi!".

Tapi tidak seperti hari-hari lain , suara Andri sangat gemetaran. "Maafkan aku" Andri meminta maaf dengan suara kecil. Lalu Andri berusaha mengambil boneka itu di jalan.

Karin : "Kamu bodoh! Mengapa kamu mengambil boneka itu? !"

Tapi Andri mengabaikan Karin dan mengambil boneka itu . Lalu ..."Peeep.... Peeep...!!!" Dengan klakson keras, sebuah truk besar sedang menuju ke arah Andri.

"Andri ! Pergi ! Menjauh ! " Teriak Karin.

Tapi Andri tidak mendengarkan Karin, Andri berjongkok dan mengambil boneka itu . " Boom ! " Suara itu , begitu mengerikan . Itulah bagaimana Andri pergi meninggalkan karin. Itulah bagaimana Andri pergi tanpa membuka matanya untuk mengatakan satu kata cinta kepada Karin.

Setelah hari itu , Karin harus menjalani kehidupan dengan sendiri diselimuti kesedihan yang begitu mendalam Dan setelah menghabiskan dua bulan seperti orang gila, Karin mengambil salah satu boneka yang pernah diberikan Andri. "Hanya Boneka-boneka ini kenangan saya dengan kamu, Aku ingat hari-hari aku menghabiskan waktu bersama dia, ketika kita sedang jatuh cinta" racau karin seperti orang gila.

" Satu ... dua ... tiga ... " Karin mulai menghitung boneka." Empat ratus delapan puluh lima buah boneka " Itu semua berakhir dengan 485 boneka . Karin kemudian mulai menangis lagi, dengan boneka dalam pelukannya, karin memeluk erat-erat boneka itu, lalu tiba-tiba ... " Aku mencintaimu ~ , aku mencintaimu ~ " Karin terkejut, lalu menjatuhkan boneka itu,Lalu Karin mengambil bonekanya kembali dan menekan perutnya ." Aku mencintaimu ~ Aku mencintaimu ~ "

" Aku mencintaimu ~ "" Aku mencintaimu ~ "" Aku mencintaimu ~ " Kata-kata keluar dari boneka itu tanpa henti. Aku ... mencintaimu ... " Mengapa aku tidak menyadari kalau hatinya selalu di sampingku , melindungiku. Mengapa aku tidak menyadari bahwa dia mencintaiku sebanyak ini ?"

kemudian Karin mengambil boneka di bawah tempat tidur dan menekan perutnya, itu adalah boneka terakhir, salah satu yang jatuh di jalan, dengan noda darah di atasnya. dan Suara yang keluar dari boneka besar itu.

" Karin... Apakah kamu tahu apa hari ini ? Kita sudah saling mencintai selama 486 hari . Apakah kamu tahu apa yang 486 ? Aku tidak bisa mengatakan aku mencintaimu .. karena aku terlalu malu ... Jika kamu memaafkan Aku dan mengambil boneka ini , aku akan mengatakan bahwa aku mencintaimu ... setiap hari ... sampai aku mati ... Karin ... I love you ... "

Air mata datang mengalir keluar dari ke dua mata karin. "Kenapa? Kenapa? Aku bertanya Tuhan , mengapa saya baru mengetahui semua ini sekarang? Dia tidak bisa berada di sisiku , tapi dia mencintaiku sampai menit terakhir nya ..." Karin dengan penuh tangis


Kadang cinta memang tak pernah bisa dimengerti, seperti cinta di atas. teruslah berbaik sangka terhadap pasanganmu, dan tanyakan untuk memastikannya. Jangan lupa untuk mengikuti kami di Facebook dengan memberikan Like pada Fanspage kami. 

Bagikan di media sosial , semoga menjadi kebaikan bagi Anda

Sungguh Tragis! Pelaku Begal Sadis ini Bunuh Diri Setelah Tahu yang Dibegal Anaknya Sendiri!!!

02.35 Add Comment
SemuaTentangIslam.ID - Berita ini masih tetap simpang siur karena memanglah miliki niat ditutup tutupi oleh sanak saudara, Cerita ini tepatnya berjalan di daerah Jawa Tengah mungkin saja saja belum banyak media yang tau tentang hal ini, karena momen ini tidaklah sangat banyak di ketahui karena peristiwanya pas Jam 02. 00 WIB awal hari.



Seorang begal dengan kelompotannya sedang mengincar mangsanya, pas jam 02. 00 WIb awal hari serta sebagian begal itu berhasil merampas 1 motor mempunyai seorang anak muda yang memang telah di untit di jalan dan berhasil di begal masuk jalanan yang sepi.

Begal yang membawa golok juga segera mengayunkan goloknya pada remaja yang mulai lengah itu, sampai pemuda ingindara motor itu juga langsung terjungkal serta motornya juga berhasil di bawa kabur.

Kemudian motor juga di bawa pulang pada salah seorang komplotan begal, nah disini peristiwa lucu tetapi tragis karena ada korbanjiwa.

Terjadi percakapan lucu pada seorang istri begal dan begal :

 " Pak kok anak kita belum pulang, " bertanya si istri pada suami yang nyatanya begal "
 " Lho, katanya kan main sama teman - temannya, " Jawab si suami berprofesi begal "
 " Iya, namun kok motornya di bawa bapak pulang, " Bertanya sang istri lagi.

Waktu itu sang begal kaget 1/2 mati setelah di amati berkali - kali pada akhirnya sang begal juga sadar bila motor yang ia begal ada motor anaknya sendiri dan nyatanya korban begalnya itu yakni anaknya sendiri.

Si begal juga langsung menuju ke tempat peristiwa perkara serta saat tiba ditempat peristiwa ia lihat anaknya sudah tergeletak tak bernyawa.

 "Setelah peristiwa itu juga diberitakan ayah yang membegal anaknya itu alami stres yang berat dan lalu bunuh diri. " Ungkap tetangga samping rumah yang tidak mau dijelaskan namanya.

Kemungkinan waktu lakukan pembegalan si begal konsumsi minuman keras sampai tidak tau bila sebagai korban yakni anaknya sendiri.

Peristiwa ini pantas kita teladani dan kita pikirkan bila kejahatan akan kembali ke kita, kita layak memikirkan dan meresapi apabila kita membegal, mencopet, maling atau mengambil, menguntit, memperkosa dan lain sebagainya, bagaimana perasaan kita apabila itu yakni keluarga kita orang orang yang kita sayangi.

Untuk itu apabila anda berprofesi seperti di atas mulai saat ini sadarkanlah diri anda dan bertobat menjuju jalan yang benar.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua, semoga kita terlepas dari hal hal jelek. Sebarkan artikel ini kepada teman-teman Anda di Facebook ataupun Twitter dengan menekan tombol berbagi dibawah ini. 


"Kuceraikan Istriku Demi Selingkuhan, Tapi Ia Tetap Mencintaiku Sampai Akhir Hayatnya."

17.29 Add Comment
SemuaTentangIslam.ID - Ketika aku sampai di rumah malam itu istriku melayani makan malam, aku memegang tangannya dan berkata, "Aku ingin memberitahumu sesuatu." Dia duduk dan makan dengan tenang. Sekali lagi aku melihat ada kekhawatiran di matanya.

Tiba-tiba aku tidak tahu bagaimana untuk membuka mulut. Tapi aku harus memberi tahu dia apa yang saya pikirkan. "Aku ingin bercerai." Aku bicara dengan tenang.

Dia tampak gelisah oleh kata-kata saya, dia pun bertanya lembut, "Mengapa...?"



Aku menghindari pertanyaannya.  Ini membuatnya marah. Dia membuang sumpit dan berteriak padaku, "Bukankah kamu seorang pria!"

Lalu aku tinggalkan ia sendiri. Malam itu, kami tidak berbicara satu sama lain. Dia menangis. Aku tahu dia ingin mengetahui apa yang terjadi pada padaku. Tapi aku belum ingin memberi tahu apa yang terjadi, kalau saya telah berpaling hati pada seorang wanita bernama Sinta. Aku tidak mencintai istriku lagi. Aku hanya mengasihaninya!

Dengan perasaan yang amat bersalah, Aku menuliskan surat perceraian dimana istriku memperoleh rumah, mobil, dan 30% saham dari perusahaanku.

Ia memandangnya sekilas dan mengoyaknya jadi beberapa bagian. Wanita yang telah menghabiskan sepuluh tahun hidupnya denganku telah menjadi orang asing. Aku merasa kasihan waktunya terbuang bersamaku, karna aku tidak bisa mengambil kembali apa yang saya katakan, juga karena aku sangat mencintai Sinta. Akhirnya ia menangis keras di depanku.

Keesokan harinya, aku terlambat pulang ke rumah dan melihat dia sedang menulis sesuatu di meja. Aku tidak makan malam tapi langsung tidur dan tertidur sangat cepat karena aku lelah setelah seharian sibuk dengan sinta.

Ketika aku terbangun, dia masih ada di meja tulis. Aku tidak peduli jadi aku berbalik dan tertidur lagi.

Di pagi hari dia mempersiapkan surat perceraiannya. ia tidak menginginkan apapun dariku, dia hanya meminta syarat bahwa satu bulan sebelum perceraian Dia meminta bahwa dalam satu bulan itu kita berjuang agar terlihat harmonis dan rukun seperti biasanya. Alasannya adalah sederhana, Anak kami sedang ujian sekolah dalam waktu satu bulan dan dia tidak ingin mengganggu konsentrasinya anaknya dengan pernikahan kami yang rusak.

Ini mudah bagiku. Tapi dia punya permintaan lagi, dia meminta aku untuk mengingat bagaimana aku membawanya ke luar ruangan pengantin di hari pernikahan kami.

Dia meminta agar setiap hari selama satu bulan aku menggendongnya keluar dari kamar tidur kami ke pintu depan rumah setiap pagi. Aku pikir dia sudah gila. Namun aku menerima permintaan aneh nya.

Aku bilang ke Sinta tentang kondisi perceraian istri saya. Ia tertawa keras dan berpikir itu tidak ada gunanya. "Tidak peduli apa trik yang akan dia lakukan, ia tetap harus menghadapi perceraian." Cemoh Sinta.

Aku dan istriku tidak mengadakan kontak badan lagi sejak kukatakan perceraian itu diungkapkan. Jadi ketika aku menggendongnya keluar pada hari pertama, kami berdua tampak canggung. Anak kami melihat kejadian itu, dan dia nampak senang. Aku membawa istriku dari kamar tidur ke ruang tamu, lalu ke pintu, aku berjalan lebih dari sepuluh meter dengan ia dalam pelukku. Dia menutup matanya dan berkata lembut "Jangan memberitahu anak kita tentang perceraian."

Aku mengangguk, merasa agak kesal. Aku menurunkannya di luar pintu. Dia pergi untuk menunggu bus untuk bekerja. dan Aku pergi sendiri ke kantor.

Pada hari kedua, bagi kami terasa lebih mudah. Ia merebah di dadaku. Aku bisa mencium wangi di bajunya. Aku menyadari bahwa sudah lama aku tidak memperhatikan istriku dengan seksama. Aku menyadari bahwa dia tidak muda lagi. Ada kerutan halus di wajahnya, rambutnya mulai beruban! Pernikahan kami telah mengambil korban pada dirinya. Selama satu menit aku bertanya-tanya dalam hati "apa yang telah Aku lakukan padanya?".

Pada hari keempat, ketika aku mengangkatnya, aku merasakan kemesraan kembali. Ini adalah wanita yang telah sepuluh tahun yang hidupnya untuk melayani saya.

Pada hari kelima dan keenam, aku menyadari bahwa kami rasa cinta tumbuh lagi. Aku tidak memberitahu Sinta tentang hal ini. Hampir sebulan berlalu. Aku berharap bisa menggotong istriku bisa setiap hari akan menumbuhkan cinta ku yang kuat kembali.

Pada suatu pagi istriku mencoba beberapa gaun tapi tidak bisa menemukan yang cocok. Lalu ia menghela napas sambil berkata "semua gaun saya telah terlihat lebih besar."

Aku menyadari bahwa istriku semakin kurus, itulah alasan mengapa aku bisa membopongnya dengan ringan.

Tiba-tiba aku tersadar ... dia telah mengorbankan begitu banyak rasa sakit dan kepahitan di dalam hatinya. Tanpa sadar aku mengulurkan tangan dan menyentuh kepalanya.

Anak kami masuk pada saat itu dan berkata "Ayah, saatnya untuk membawa ibu keluar."
Baginya, melihat ayahnya membawa ibunya keluar telah menjadi bagian penting dari hidupnya. Istri saya menunjuk ke anak kami untuk mendekat dan memeluknya erat-erat. Aku memalingkan muka karena aku takut aku akan berubah pikiran pada menit terakhir ini. Aku kemudian mendekap istriku dalam pelukanku lalu berjalan keluar dari kamar tidur, melewati ruang duduk ke teras. Tangannya dikelilingi leherku lembut dan alami. Aku menyanggah badannya dengan kuat, itu seperti hari pernikahan kami.

Tapi aku sedih berat badannya jauh lebih ringan . Pada hari terakhir kita akan bercerai, aku memeluknya dengan erat. Anak kami telah pergi ke sekolah. Aku memeluknya dengan kuat dan berkata" aku tidak menyadari bahwa kehidupan kita begitu mesra."

Aku pergi ke kantor ... melompat keluar dari mobil tanpa sempat mengunci pintu. Aku takut keterlambatan akan membuat saya berubah pikiran ... Aku menaiki tangga. Sinta membuka pintu dan aku berkata padanya, "Maaf Sinta, aku tidak ingin bercerai dengan istriku."

Dia menatapku, heran, dan kemudian menyentuh dahiku "Apakah kamu demam?" Katanya. Aku pindahkan tangannya dari kepalaku. "Maaf, Sinta, saya katakan, saya tidak ingin bercerai. Kehidupan rumah tanggaku membosankan disebabkan ia dan aku tidak menghargai detail kehidupan kami, bukan karena kami tidak saling mencintai lagi. Sekarang aku menyadari bahwa sejak aku membawanya ke rumahku pada hari pernikahan kami seharusnya aku memeluknya sampai kematian memisahkan."

Sinta tiba-tiba seperti bangun. Dia memberikan tamparan keras kepadaku dan menutup pintu dan menangis. Aku menuruni tangga dan pergi.

Di sebuah toko bunga di jalan, aku memesan karangan bunga untuk istriku. Penjual bertanya "apa yang mau anda tulis pada kartu ini?" 

Aku tersenyum dan menulis "aku akan membopongmu setiap pagi sampai kematian memisahkan kita."
Malam itu aku tiba di rumah membawa bunga di tanganku dengan senyum di wajahku, aku menaiki tangga secepat mungkin hanya untuk menemukan istriku di tempat tidur. Setelah masuk aku pun membangunkan istriku yang tertidur, namun sudah ku bangunkan istriku tidak juga mau bangun, setelah ku sentuh dadanya aku tersadar isriku telah meninggal.

Istriku telah berjuang selama berbulan-bulan melawan KANKER yang dideritanya, dan aku begitu sibuk dengan Sinta sehingga tidak menyadarinya. Dia tahu bahwa dia akan segera meninggal dan dia ingin menyelamatkan aku dari reaksi negatif apapun dari anak kami, di mata anak kami, aku adalah suami yang penuh kasih ...

Rincian kecil dari kehidupan Anda adalah apa yang benar-benar penting dalam sebuah hubungan. Ini bukan rumah, mobil, properti, uang di bank. Ini menciptakan lingkungan yang kondusif bagi kebahagiaan tetapi tidak bisa memberi kebahagiaan dalam diri mereka. Jadi menemukan waktu untuk menjadi teman pasangan Anda dan melakukan hal-hal kecil untuk satu sama lain yang akan membangun cinta. 

Bagikan cerita ini bila kisah ini menggugah perasaan Anda. Tag teman-teman Anda agar lebih menghargai pasangan. 

Subhanallah, Kisah Penciptaan Malaikat Maut yang Menggetarkan Hati

20.18 Add Comment
Semua Tentang Islam - Diriwayatkan dalam suatu hadist bahwa tatkala malaikat maut diciptakan oleh Allah SWT, dihijab-Nya malaikat maut itu dengan sejuta hijab. Tubuh sang malaikat itu besarnya lebih besar daripada tujuh lapis langit dan bumi.

Sebelum itu, ia dirantai dengan 70.000 rantai.

Jarak dari tiap-tiap rantainya berjarak sama dengan tujuh ratus perjalanan. Tidak ada seorang pun dari para malaikat yang mendekati dan mengetahui wujudnya. Hanya terkadang suaranya saja yang terdengar. 


Hingga ketika nabi Adam tercipta, Allah SWT menyerahkan pengurusan malaikat maut kepada Malaikat Izrail. Izrail bertanya mengenai malaikat maut itu,"ya Tuhanku, siapakah itu?"

Kemudian Allah menyibakkan hijab Malaikat Maut itu, sehingga terlihatlah sang malaikat maut oleh Malaikat Izrail. Dan para Malaikat lainnya diperintahkan oleh Allah SWT untuk berdiri melihat malaikat maut.

Malaikat maut diperintahkan oleh Allah SWT untuk terbang agar dapat disaksikan oleh seluruh Malaikat. Subhanallah, para malaikat jatuh pingsan melihat wujud maut itu. Seribu tahun kemudian baru siuman.

Malaikat bertanya kepada Allah SWT,"ya Tuhanku, adalah Kau ciptakan makhluk-Mu yang lebih besar daripada maut itu".

Allah menjawab, "Aku (Allah) yang menciptakan dan Aku (Allah) jugalah yang lebih besar daripada dia. sesungguhnya seluruh makhluk merasakan maut juga".

Allah SWT berfirman kepada Izrail,"sesungguhnya Aku (Allah) menyerahkan pengurusan Maut itu kepada engkau. Sahut Izrail,"Ya Tuhan-Ku, dengan kekuatan yang mana hamba-Mu memegang sebab dia lebih besar daripada hamba".

Allah pun mengkaruniai Izrail kekuatan yang lebih besar daripada Maut, sehinggaIzrail dapat memegang Malaikat maut tadi. Malaikat itu pun pasrah terhadap pemeliharaan oleh Izrail tersebut, karena memang kehendak Allah semata.

Pada suatu waktu, Izrail datang kepada Allah untuk mengajukan permohonan, katanya,"Ya Rabbi, karunialah kiranya kepada hamba-Mu suara lantang yang membahana ke seluruh langit ini".

Allah pun mangabulkannya. Mulailah malaikat maut menyeru-nyeru dengan sangat lantangnya. " Akulah Maut yang menceraikan antara seluruh kekasih dengan kekasihnya. Dan akulah yang menceraikan antara isteri dan suaminya. Dan akulah yang menceraikan seluruh anak dan Ibunya. Dan akulah yang menceraikan antara seluruh saudara laki-laknya dengan saudara perempuannya.

Ketika didatangkan Malaikat Maut kepada seseorang, berdirilah sang maut dihadapannya seperti rupa orang yang hendak mati itu. Ditanyalah maut,"siapakah engkau, dan apa keinginanmu".

Sahut malaikat Maut,"akulah Maut yang mengeluarkan engkau dari dalam dunia ini, dan akulah yang menjadikan anakmu yatim dan menjadikan isterimu seorang janda,membuat seluruh harta warisanmu dipusakai oleh orang yang tidak engkau cintaisekalipun pada masa hidupmu.

Dalam sebuah hadist diriwayatkan bahwa malaikat Maut menetap dilangit ke tujuh, Allah SWt menciptakannya dari nur. Memiliki kaki. Dia(maut) memiliki sayap yang berjumlah 70.000 buah.

Tubuhnya penuh oleh mata dan lidah. Tidak ada seorang pun makhluk yang bernyawa yang wajahnya tidak terdapat pada tubuh malaikat ini. Pada tubuh Malaikat Maut juga terdapat empat muka. pertama, diwajahnya; kedua di kepalanya; ketigadi lehernya; keempat, pada telapak kakinya.


Silahkan di Share di media sosial dan tag teman Anda.

Jutaan Orang Menangis Baca Derita Anak Adopsi Kaum LGBT Biadab Ini

07.15 Add Comment


Mark Newton, Peter Truong dan anak adopsinya (nydailynews.com)
SemuaTentangIslam.ID - Memilukan dan tak berperikemanusiaan. Itu yang dialami oleh bocah yang diadopsi oleh pasangan gay Mark Newton dan Peter Truong. Seorang anak mestinya mendapatkan kasih sayang dan perlindungan, namun apa yang dialami bocah ini akan membuat setiap orang yang punya hati nurani tersayat hatinya.
Mark Newton dan Peter Truong merupakan pasangan gay yang berdomisili di Australia. Mark Newton berasal dari Amerika Serikat sedangkan Peter Truong asli Australia. Sebagaimana pasangan LGBT lainnya, mereka tak bisa memiliki anak.
Persoalan ini sesungguhnya sering menjadi pertanyaan, bagaimana jika mereka ingin memiliki anak lalu tak bisa mendapatkannya secara normal? Kadang persoalan ini dijawab dengan menyederhanakan masalah: adopsi!
Itu pula yang dilakukan oleh Newton dan Truong. Keduanya membeli bayi seharga USD 8000 pada tahun 2005. Namun kepada kolega, keduanya berbohong dengan mengatakan bahwa bayi itu adalah anak dari Newton melalui pembuahan medis (surrogate mother) dari seorang ibu di Rusia.
Awalnya, apa yang dilakukan Newton dan Truong beberapa tahun kemudian tidak terendus. Namun ketika usia bocah itu enam tahun, tepatnya pada 2011, terbongkarlah kebohongan dan tindakan asusila keduanya setelah polisi menemukan foto dan menyelidikinya.
Bocah itu tidak diperlakukan layaknya anak, tetapi justru dijadikan budak pemuas keduanya. Tak cukup itu, Newton dan Truong bahkan mengundang teman-temannya untuk melakukan hal serupa pada bocah tersebut.
Di persidangan Amerika Serikat pada 2012, Newton mengakui semua perbuatannya termasuk kebohongan klaim bahwa anak itu sesungguhnya hanya anak adopsi yang ia beli. Pengadilan kemudian memvonis hukuman 40 tahun untuk Newton.
Wartawan yang pada 2011 pernah mewawancarai mereka syok. “Sewaktu kami mewawancarai ‘keluarga’ itu, kesannya mereka harmonis dan si anak bahagia,” demikian kira-kira kesimpulan wartawan itu.
Rupanya Newton dan Truong telah mengajari bocah itu bagaimana ia harus bersikap ketika di luar rumah termasuk menjawab pertanyaan orang-orang dan jurnalis.
Kasus Newton dan Truong bukan satu-satunya yang terjadi di dunia ini. Kasus itu menunjukkan betapa bahayanya LGBT. Bahkan, di Indonesia pun hampir terjadi kasus serupa yang menyeret seorang artis dengan korban dua bocah Sekolah Dasar. 
Bagikan Artikel ini agar kita makin berhati-hati dengan kaum LGBT!!!

video