Tampilkan postingan dengan label Adab. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Adab. Tampilkan semua postingan

4 Pintu Masuk Perbuatan Zina yang Dilupakan Para Remaja

03.39 Add Comment
Tidaklah mudah menjauh dari godaan. Setan tidak akan pernah puas menggoda manusia. Godaan setan akan terus dialami oleh manusia sampai ia mati. Setan selalu memiliki banyak akal dan cara untuk membuat seseorang terjerumus dalam dosa. Jika ia tidak mampu membuat seseorang menyekutukan Allah, maka ia akan menyeret manusia ke dalam dosa yang lebih berat, salah satunya adalah perbuatan maksiat atau biasa disebut dengan zina. Ada empat pintu masuk perbuatan zina yang harus dihindari oleh manusia supaya ia tidak terbelenggu dosa.

 

Inilah Empat Pintu Masuk Perbuatan Zina Dalam Islam


Allah SWT sangat menyayangi umatNya. Oleh karena itu, Ia tidak pernah bosan menyerukan pada umatNya supaya mereka menjauh dari godaan-godaan setan yang akan menjatuhkan mereka ke dalam siksa neraka. Dalam Al-Quran Allah berfirman, sebagai seorang muslim yang berpegang teguh pada keimanannya, janganlah ia jatuh ke dalam pencobaan dan mengikuti langkah-langkah setan. Karena ketika sudah menjadi pengikut setan, seseorang akan dituntut untuk melakukan hal-hal yang keji. Dalam menggoda manusia, setan sangat sabar dan tidak tergesa-gesa mempengaruhi manusia. Tahapan demi tahapan dilakukannya sampai akhirnya manusia benar-benar jatuh ke dalam lubang dosa. Berikut adalah empat pintu masuk perbuatan zina menurut Islam.

1. Pandangan mata
Tahap pertama untuk menuju perbuatan zina adalah pandangan mata. Berawal dari memandang, banyak hal zina yang akan dilihat manusia. banyaknya hal haram yang dilihat manusia akan membawanya pada perbuatan zina. Oleh karena itu Allah SWT selalu menyerukan pada umatNya, untuk tidak memandang setan supaya tertutuplah pintu masuk menuju perbuatan zina.

2. Khayalan
Setelah memandang, kemudian seseorang akan berkhayal dan beradai-andai. Khayalan adalah sesuatu yang terlintas dalam pikiran manusia. Dosa zina menurut Islam tergantung dari cara ia menguasai dirinya dan mengendalikan keadaan. Karena siapapun yang tidak pandai mengendalikan hawa nafsunya, ia akan diperbudak oleh hawa nafsunya sendiri. Jika yang terbesit dalam pikiran seseorang adalah kemaksiatan, dan ia sama sekali tidak mampu mengendalikan pikirannya, maka jelaslah arah perbuatannya, yaitu zina. Dan sebaliknya, bila yang terlintas dibenaknya adalah sesuatu yang baik, maka ia akan melakukan kebaikan.

3. Ucapan/ perkataan
Perkataan seseorang pastilah menggambarkan suasana hatinya. Meskipun terdengar sepele, perkataan yang salah akan menimbulkan zina dalam Islam yang disebut dengan permusuhan. Perkataan yang salah dan tidak baik akan menimbulkan perasaan saling tersinggung satu sama lain. Hal ini ditandai dengan adanya pertengkaran, perkelahian, bahkan pembunuhan. Maka bertutur katalah yang baik supaya terjaga kerukunan yang telah dibina.

4. Langkah untuk melakukan perbuatan
Berhati-hatilah dalam mengambil langkah hidup. Melangkah adalah wujud tindakan nyata dari niat seseorang. Dalam hal ini, langkah diartikan sebagai tahap ujung dari proses pemikiran manusia akan hal-hal duniawi yang zina. Pandangan mata, khayalan, ucapan, kemudian berakhir dengan perbuatan.

Mengenal Lebih Dalam Hukum Zina dalam Quran 


Agar tidak terjerumus dalam dosa, Rasulullah SAW selalu mengingatkan umatnya tentang hukum zina dalam Quran. Bahwa segala perbuatan zina akan dibalas oleh Allah SWT selama pelaku zina masih hidup di dunia. Rasulullah menyebutkan, ada dua tindakan kejahatan yang akan dibalas oleh Allah di dunia yaitu, perbuatan zina dan durhaka kepada orang tua. Barangsiapa berbuat zina dan durhaka kepada bapak ibunya, akan datang kepadanya 6 bahaya sebagai berikut:

1. Hilangnya cahaya dari wajahnya
2. Memperpendek umurnya di dunia
3. Kemiskinan yang abadi
4. Kemurkaan Allah
5. Perhitungan yang buruk
6. Siksaan neraka

Menyadari betapa mengerikan bahaya-bahaya yang akan datang ketika seseorang melakukan zina dan durhaka kepada orang tuanya, hendaklah ia menghindari empat pintu masuk perbuatan zina seperti yang telah disampaikan Allah kepadanya, supaya ia tidak mengikut setan dan terperangkap dalam kubangan dosa.

Silahkan di share, semoga menjadi kebaikan bagi Anda. 


SUAMI WAJIB TAHU! Batas Waktu Tidak Memberikan 'JATAH' Kepada Istri

03.21 Add Comment
Urusan biologis dalam berumah tangga menjadi salah satu aspek penunjang kebahagiaan. Tidak hanya istri yang harus melayani suami secara lahir batin, tapi sang pemimpin rumah tangga ini juga memiliki kewajiban serupa.

Namun dalam satu kondisi, suami dan istri bisa saja terpisah jauh dalam jangka waktu yang lama. Sehingga dalam rentang waktu tersebut kebutuhan biologis istri tidak terpenuhi.




Tidak hanya jarak, terkadang ada hal-hal lain yang menyebabkan suami tidak memberi nafkah ini kepada istrinya. Lantas bagaimana pandangan Islam terhadap hal ini? Kapan batas minimal suami tidak memberikan nafkah biologis kepada istrinya?

Agama Islam mengatur seluruh aspek kehidupan termasuk dalam hal berumah tangga.  Hal ini mungkin terdengar klasik, namun agama yang dibawa Nabi Muhammad SAW  ini juga sudah mengaturnya untuk menjaga keutuhan rumah tangga umatnya. Menurut Ibnu Hazm berkata, suami wajib menjimak istrinya sekurang-kurangnya satu kali dalam sebulan jika ia mampu.

Untuk urusan ini, Allah SWT memang sudah memerintahkan hamba-hamba-Nya yakni pria yang sudah menikah untuk memberikan nafkah biologis kepada istrinya. Hal ini dijelaskan dalam banyak ayat, dua ayat berikut menjelaskan hal tersebut.

“..apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu…” (QS. Al Baqarah: 222).

“Isteri-isterimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki. Dan kerjakanlah (amal yang baik) untuk dirimu, dan bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu kelak akan menemui-Nya” (QS. Al Baqarah: 223).

Namun fakta dalam kehidupannya tidak selamanya urusan nafkah biologis ini berjalan lancar. Pasalnya ada hal-hal yang membuat pasangan suami menahan hasrat biologisnya.

Berbeda dengan Ibnu Hazm, Imam Ahmad mengatakan bahwa batas minimal suami tidak memberikan hak biologis istrinya dalah empat bulan. Pendapat ini berpijak pada ketetapan yang dibuat oleh Amirul Mukminin, Umar bin Khattab.

Kala itu, Islam tengah dalam masa jaya karena berhasil menang dalam setiap peperangan. Para bala tentara dengan gagah berani menerjang lawan membawa bendera Islam untuk melawan musuh. Namun dibalik kemenangan yang diterima, ada hati istri yang sedih karena ditinggal suaminya bertugas untuk berperang.

Hal ini yang diketahui oleh Umar bin Khattab saat melakukan blusukan ke kampung-kampung. Saat menjumpai sebuah rumah, khalifah kedua ini mendengaran syair seorang wanita yang begitu sedih. Ia begitu merindukan suaminya yang sudah bertugas selama berbulan-bulan.

“Alangkah ringannya  bagi  umar bin Khattab dan bagaimana gelisahnya seorang istri yang telah lama ditinggalkan oleh  suaminya”

Begitulah potongan syair yang diucapkan wanita tersebut. Hal ini tentu saja membuat Umar bin Khattab gundah. Ia lantas bergegas menemui putrinya Hafsoh untuk meminta pertimbangan tentang berapa bulan seorang wanita mampu bertahan tanpa suaminya, apa kata Hafsoh :”sekuat-kuat wanita dia hanya bisa bertahan selama empat bulan"

Sejak itu Umar menyuruh pasukan yang sudah dimedan perang selama empat bulan untuk pulang dan digantikan dengan pasukan yang lain.

Sementara itu, menurut Imam Al Ghazali, suami seharusnya menjimak istri setiap empat malam satu kali. Hal ini berdasarkan batas poligami dalam Islam yang berjumlah empat orang. Namun boleh diundurkan dari waktu tersebut bahkan sangat bijaksana kalau lebih dari sekali dalam empat malam atau kurang dari itu, sesuai kebutuhan istri dalam memenuhi kebutuhan seksualnya.  Meski terdapat perbedaan di kalangan ulama, namun setiap perbedaan itu ada faedah bagi umat.  

Wahai Pria, Jangan Ucapkan Kata-Kata ini Ketika Wanita Menangis

06.50 Add Comment
Jangan Ucapkan Kata Ini Ketika Wanita Menangis- Hai pada update kali ini admintips percintaanakan berbagi sedikit informasi tentangJangan Ucapkan Kata Ini Ketika Wanita Menangis. Admin berharap semoga tips ini dapat bermanfaat untuk para pembaca blog ini.

 

6 Kata Yang Tak Boleh Anda Ucapkan Ketika Wanita Menangis

1. "Sudahlah, Lupakan Saja"
Ini adalah perkataan paling kejam yang dilontarkan pada wanita ketika dia sedang menangis. Wanita tidak perlu diberitahu kapan mereka harus melupakan kesedihannya. Setiap orang mengatasi kesedihan dan rasa dukanya dengan cara yang berbeda. Ada yang bisa dengan cepat melupakan masalah, tapi ada juga yang baru bisa melupakannya setelah berminggu-minggu. Lama ataupun cepat, rasa sedih itu pun akan berangsur-angsur hilang. Mengatakan hal tersebut hanya akan membuatnya kesal dan justru lebih sulit rasa sedihnya itu hilang.

2. "Masalahnya Tidak Seburuk Itu"/ "Itu Bisa Saja Lebih Buruk dari Ini"
Wanita menangis karena ada hal sangat buruk yang menimpanya saat itu. Meskipun mungkin masalah tersebut terlihat sepele di mata pria atau orang lain, jika wanita sampai menangis pastilah karena kejadian yang tidak menyenangkan. Mengatakan kalau masalahnya tidak terlalu buruk akan terkesan seperti meremehkan, padahal mungkin itu adalah hal yang sangat penting baginya.

3. "Aku Mengerti Perasaanmu"
Faktanya, tidak ada orang yang benar-benar tahu apa yang dirasakan wanita saat dia menangis. Kalimat tersebut memang bisa menunjukkan simpati, tapi akan terkesan 'palsu' terutama jika diucapkan oleh pria yang sudah menyakiti hatinya. Menepuk bahu atau merangkul akan lebih efektif membuat perasaan wanita lebih baik daripada mengucapkan kata-kata tersebut.

4. "Kamu Lagi Datang Bulan Ya?"
Perasaan wanita memang lebih sensitif dan sentimentil saat datang bulan, tapi bukan berarti mereka bisa terima jika dikatakan seperti itu saat menangis. Perkataan tersebut terkesan menyamaratakan dan merendahkan gendernya sebagai wanita. Mereka akan merasa tangisannya dianggap remeh dan tidak berarti –terjadi karena siklus bulanan.

5. "Tolong Jangan Menangis"
Melarang wanita menangis saat dia merasa sangat sedih bukanlah ide yang baik. Solusi terbaik menghadapi situasi tersebut adalah membiarkan dia meluapkan perasaannya. Memintanya berhenti menangis sama saja dengan mengatakan kalau, dirinya sangat tidak stabil dan tangisannya itu mengganggu. Memintanya berhenti menangis justru akan membuatnya semakin berlinang air mata. Cara terbaik menghadapi wanita menangis adalah membiarkannya hingga berhenti dan mendengar curhatan setelahnya.

6. "Reaksi Kamu Terlalu Berlebihan"
Bukan pilihan kata yang tepat untuk diungkapkan kepada wanita yang sedih atau putus asa. Di dalam pikiran wanita, dia tidak pernah merasa reaksinya terlalu berlebihan terhadap apapun. Jika dia sampai menangis, memang ada sesuatu yang sangat sentimentil baginya. Mengatakan hal tersebut akan membuatnya merasa dianggap bermasalah dengan kondisi mental.

Nah itulah Sedikit Ulasan TentangJangan Ucapkan Kata Ini Ketika Wanita MenangisSemoga Dapat Bermanfaat. Baca juga nihkata sindiran untuk mantandankata romantis untuk pacaryang mungkin dapat menambah wawasan kalian.


Allah Membenci Orang yang Masuk Masjid dengan Pakaian Seadanya Jika Ia Mempunyai Pakaian yang lebih Baik

02.31 Add Comment
Semua Tentang Islam - Memasuki masjid dengan pakaian seadanya padahal mempunyai Yang Lebih Baik , Seringkali kita melihat di antara orang-orang yang menghadiri shalat jamaah di masjid ada yang memakai pakaian buruk (robek) atau pakaian berbau tidak sedap. padahal dia akan berdiri di hadapan Allah SWT.


Orang yang seperti ini , sekiranya kita memintanya untuk keluar menghadap Pimpinan (Bos) nya tempat dia bekerja dengan memakai pakaian tersebut, niscaya dia akan di tolak.

Bukankah Allah Telah menganjurkan para hambaNya untuk berhias ketika hendak pergi ke Masjid? Allah Berfirman  :  "Hai anak adam, pakailah pakaian kalian yang indah di setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan . sesungguhnya Allah tidak menyukai orang -orang yang berlebih-lebihan."(Al-Araf [7] : 31)

Bahkan Nabi Muhmmad SAW bersabda:  "Apabila salah seorang dari kalian shalat hendaklah dia memakai pakaian  (yang pantas) , Karena Allah Ta'ala Lebih Memperhatikan orang yang berhias UntukNya." (HR.Ath-Thabrani) 

sumber: 400 kesalahan dalam shalat Oleh Mahmud Al-Mishri [Semua Tentang Islam]

Silahkan Share Sahabat Muslim, Semoga Menjadi Kebaikan Untuk Anda.


Dilarang Islam, Jangan Lakukan 6 Hal ini Ketika "Berhubungan" dengan Pasangan

02.29 2 Comments
Semua Tentang Islam - Hubungan suami istri merupakan salah satu hal yang sangat diperhatikan dalam Islam. Bahkan Rasulullah pun mengajarkan bagaimana cara menjadi suami yang benar dan istri yang taat, sampai bagaimana cara sebaiknya ketika 'menggauli' istri. 

“Dalam kemaluanmu itu ada sedekah.” Sahabat lalu bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah kita mendapat pahala dengan menggauli istri kita?.” Rasulullah menjawab, “Bukankah jika kalian menyalurkan nafsu di jalan yang haram akan berdosa? Maka begitu juga sebaliknya, bila disalurkan di jalan yang halal, kalian akan berpahala.” (HR. Bukhari, Abu Dawud dan Ibnu Khuzaimah)

Sahabat, Islam mengajarkan kita segala hal dengan mendetail, termasuk juga mengenai hubungan intim dalam rumah tangga. Ada beberapa hal yang tidak diperbolehkan terkait dengan hubungan badan antara suami dan istri, sayangnya… masyarakat awam banyak yang belum mengetahui hal ini, bisa jadi karena dianggap tabu, atau karena memang tidak tertarik untuk mencari tahu.



Apa sajakah larangan dalam berhubungan intim, sebagaimana yang dijelaskan dalam ayat dan hadits? Simak pemaparannya sebagai berikut:

1. Dilarang berhubungan intim tanpa membaca doa


“ Bismillah. Allahumma jannabnasyoithona  wa jannabisyaithona  maa rojaktanaa”
Artinya : Dengan nama Allâh. Ya Allâh, hindarkanlah kami dari syetan dan jagalah apa yang engkau rizkikan kepada kami dari syetan

Rasulullah saw. bersabda: "Apabila salah seorang mereka akan menggauli istrinya, hendaklah ia membaca: “Bismillah. Ya Allah, jauhkanlah kami dari  setan dan jauhkanlah setan dari apa yang Engkau karuniakan kepada kami”. Sebab jika ditakdirkan hubungan antara mereka berdua tersebut membuahkan anak, maka setan tidak akan membahayakan anak itu selamanya." (Shahih Muslim No.2591)

2. Dilarang berhubungan intim tanpa pendahuluan


Islam mengajarkan jima yang disertai dengan pendahuluan ungkapan perasaan kasih sayang seperti ucapan romantis, ciuman dan cumbu rayu dan tidak mengajarkan  berhubungan badan tanpa adanya pendahuluan . Hal ini sesuai dengan: Sabda Rasul Allâh SAW:

“Siapa pun di antara kamu, janganlah menyamai isterinya seperti seekor hewan bersenggama, tapi hendaklah ia dahului dengan perantaraan. Selanjutnya, ada yang bertanya: Apakah perantaraan itu ? Rasul Allâh SAW bersabda, “yaitu ciuman dan ucapan-ucapan romantis”. (HR. Bukhâriy dan Muslim).

3. Dilarang berhubungan intim tanpa penutup/selimut


Dari ‘Atabah bin Abdi As-Sulami bahwa apabila kalian mendatangi istrinya (berjima’), maka hendaklah menggunakan penutup dan janganlah telanjang seperti dua ekor himar. (HR Ibnu Majah)

Maksudnya adalah jangan bertelanjang seperti hewan yang kelihatan kemaluannya saat berjima. tapi pakailah selimut sebagai penutup, atau  bertelanjang dalam selimut.

4. Dilarang berhubungan intim melalui dubur/ anus


Dari Abi Hurairah Radhiallahu’anhu. bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda, “Dilaknat orang yang menyetubuhi wanita di duburnya”. (HR Ahmad, Abu Daud dan An-Nasai)

Tentu saja dikarenakan dubur/anus adalah tempat pembuangan kotoran, yang membahayakan kesehatan jika berhubungan suami-istri melaluinya.

5. Dilarang berhubungan intim saat istri haid


“Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah: “Haidh itu adalah kotoran”. Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari perempuan di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allâh kepadamu. Sesungguhnya Allâh menyukai orang-orang yang taubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.” (QS. Al-Baqarah/2: 222)

6. Dilarang menyebarluaskan masalah hubungan intim


“Sesungguhnya di antara manusia yang paling buruk kedudukannya di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala pada hari Kiamat adalah laki-laki yang menyetubuhi istrinya dan istrinya memberikan kepuasan kepadanya, kemudian menyebarkan rahasia istrinya.”( Diriwayatkan oleh Imam Muslim (2597) dan Abu Dawud (4227)


Silahkan di Share sahabat Semua Tentang Islam , Semoga menjadi amal kebaikan bagi anda.

video